In this blog article, we will discuss what QuickTime is and provide other relevant information about it. Let’s get started.

Apa itu QuickTime?
QuickTime adalah arsitektur multimedia yang dikembangkan oleh Apple. Ia mendukung berbagai fungsi seperti pemutaran, streaming, pengkodean, dan transkoding media digital, termasuk video, audio, dan gambar. Ia juga mencakup QuickTime Player, aplikasi pemutar media bawaan untuk macOS, yang sebelumnya juga tersedia untuk Windows.
QuickTime diperkenalkan pada 1991, pada masa ketika memutar video digital secara langsung di komputer merupakan hal yang revolusioner.
QuickTime memiliki beberapa kemampuan mengesankan. Ia mendukung tipe media lanjutan, seperti gambar panorama melalui QuickTime VR, dan bahkan konten Adobe Flash. Selain itu, Anda dapat memperluas fungsionalitasnya dengan menambahkan codec baru melalui plug-in, seperti Perian.
QuickTime memainkan peran penting dalam sejarah multimedia. Pada tahun 1990-an, ia menjadi standar di industri, banyak digunakan dalam situs web, aplikasi, video game, dan pembuatan film profesional. Ia berkontribusi pada inovasi, menjadi instrumen dalam menciptakan video game ikonik seperti Myst dan Xplora1, serta berfungsi sebagai platform eksklusif untuk mendistribusikan trailer film, termasuk Star Wars. Selain itu, QuickTime File Format (MOV) menjadi dasar bagi standar MPEG-4, yang masih menjadi format utama yang digunakan hingga saat ini.
Apa yang Terjadi pada QuickTime?
Seiring waktu, relevansi QuickTime menurun:
- Sistem operasi dan peramban mulai mendukung secara native standar seperti MPEG-4 dan H.264, mengurangi kebutuhan akan kemampuan lintas platform QuickTime.
- Apple menghentikan QuickTime untuk Windows pada 2016, dengan alasan permintaan yang berkurang dan masalah keamanan.
Evolusi QuickTime di macOS
- Dengan Mac OS X Snow Leopard (2009), Apple:
- Mengganti QuickTime 7 dengan QuickTime Player X, yang:
- Menggunakan framework AVFoundation yang lebih baru menggantikan framework QuickTime yang lama.
- Menghapus dukungan untuk plug-in dan penyuntingan lanjutan (hanya pemotongan dasar yang tersisa).
- Mengganti QuickTime 7 dengan QuickTime Player X, yang:
- Pada macOS Catalina (2019), dukungan untuk semua aplikasi 32-bit (termasuk QuickTime 7 dan QTKit) dihapus.
QuickTime di macOS dan Windows
- Untuk macOS: QuickTime disertakan dalam sistem operasi, artinya sudah terpasang sebelumnya.
- Untuk Windows: QuickTime tersedia sebagai unduhan terpisah dan juga disertakan dengan iTunes milik Apple (hingga versi iTunes 10.5).
- Dukungan Dihentikan: Apple tidak lagi memperbarui QuickTime untuk Windows, sehingga kerentanan keamanan apa pun (seperti peretasan) tidak akan diperbaiki.
- Risiko Keamanan: Ketika Apple menghentikan dukungan versi Windows, dua kerentanan serius ditemukan oleh Trend Micro. Kerentanan ini dapat memungkinkan peretas menjalankan program berbahaya. Trend Micro menyarankan pengguna Windows untuk menghapus QuickTime guna menghindari risiko.
QuickTime SDK (Software Development Kit)
Pengembang dapat mengakses QuickTime SDK untuk membangun aplikasi menggunakan framework QuickTime. Namun, diperlukan langganan Apple Developer Connection (ADC) untuk mengakses SDK tersebut.
Fitur QuickTime
- Gratis di macOS: QuickTime Player dapat digunakan secara gratis di macOS.
- Aplikasi Lain yang Menggunakan QuickTime: Beberapa pemutar media dan aplikasi mengandalkan framework QuickTime untuk fitur tambahan. Misalnya:
- Pemutaran Layar Penuh:
- Versi lama QuickTime memerlukan lisensi Pro untuk pemutaran layar penuh.
- Sejak QuickTime 7.2, mode layar penuh tersedia dalam versi gratis.
- Pengguna macOS juga dapat membuat skrip sederhana (menggunakan AppleScript) untuk memutar video dalam mode layar penuh.
Tipe File yang Didukung QuickTime
Framework ini mendukung tipe file dan codec berikut
Audio
- Advanced Audio Coding (AAC)
- MPEG-1 Audio Layer 3 (MP3)
- FLAC
- Waveform Audio File Format (WAV)
- Apple Lossless (ALAC)
Video
Gambar
QuickTime Player 7 dan QuickTime Pro
Fitur Dasar vs. Pro:
- Versi Dasar dari QuickTime Player 7 terbatas pada fungsi pemutaran sederhana, seperti menonton video.
- Untuk mengakses fitur lanjutan, pengguna harus membeli kunci lisensi QuickTime Pro dari Apple.
- Software profesional Apple, seperti Final Cut Studio dan Logic Studio, dulu menyertakan lisensi Pro tanpa biaya tambahan.
Kunci Pro dan Kompatibilitas:
- Kunci lisensi Pro bersifat spesifik untuk versi utama QuickTime yang dibeli, seperti QuickTime 7.
- Tidak diperlukan instalasi perangkat lunak tambahan—memasukkan kunci langsung membuka fitur Pro.
Akhir Penjualan Pro:
- Pada pertengahan 2016, Apple menghentikan penjualan kunci pendaftaran QuickTime Pro. Namun, QuickTime 7 masih tersedia untuk diunduh.
Fitur QuickTime Pro
Versi Pro membuka beberapa fitur lanjutan, termasuk:
Fitur Penyuntingan:
- Kemampuan untuk memotong, menyalin, dan menempelkan klip video.
- Menggabungkan trek audio dan video terpisah.
- Menata video pada kanvas virtual, dengan opsi memotong atau memutar rekaman.
Mengekspor Video:
- QuickTime Pro memungkinkan pengguna menyimpan atau mengekspor video menggunakan codec apa pun yang didukung perangkat lunak.
- Tersedia preset untuk mengekspor ke perangkat seperti iPod, Apple TV, dan iPhone.
Menyimpan Video Web:
- Pengguna Pro dapat menyimpan video yang tertanam di peramban web langsung ke hard drive mereka.
- Dua opsi tersedia untuk menyimpan:
- Save as source: Mengunduh video dalam format aslinya (tidak terbatas pada .MOV).
- Save as QuickTime movie: Mengonversi video menjadi format .MOV, terlepas dari format aslinya.
Kesimpulan
Setelah membaca artikel ini, Anda akan memahami apa itu QuickTime, apa itu QuickTime Player, format file yang didukung, sejarah singkat, dan kapan ia dihentikan. Semoga artikel ini telah memperluas pengetahuan Anda dan menjawab semua pertanyaan yang Anda miliki tentang QuickTime. Terus membaca dan tetap terhubung.